KBB EKSPRES – Persib Bandung dipastikan kembali mentas di kompetisi Asia di musim depan, namun terkena sanksi dari AFC. Simak selengkapnya berikut ini.
Walaupun kompetisi Super League 2025/2026 musim ini belum berakhir, skuad Maung Bandung dipastikan bakal kembali mentas di Asia musim depan.
Kepastan tersebut didapat setelah Persib sukses mengalahkan Persija di Stadion Segiri, Samarinda, dalam lanjutan pekan 32 Super League 2025/2026.
Sebab dengan hasil tersebut, membuat tim besutan Bojan Hodak sudah pasti tidak akan dikejar oleh Persija yang menduduki peringkat ketiga.
Dengan kata lain, Indonesia akan diwakili dua tim di kompetisi Asia musim depan yaitu Persib dan Borneo FC yang masih memperebutkan gelar juara Super League 2025/2026.
Nantinya juara Super League akan tampil di ajang AFC Champions League 2 (ACL Two), lalu runner up akan bermain di AFC Challenge League.
Persib Kena Sanksi FC
Namun kabar buruknya, skuad Maung Bandung mendapat sanksi dari AFC imbas salah satu pertandingan di ajang ACL Two 2025/2026.
Dalam putusan AFC, Persib terkena sanksi akibat beberapa hal pada pertandingan melawan Ratchaburi FC yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 18 Februari 2026, lalu.
Terdapat beberapa pelanggaran disiplin yang terjadi di pertandingan tersebut. Di antaranya, tingkah laku suporter, sistem keamanan suporter hingga tidak sesuainya akses keselamatan stadion.
“Suporter yang terkait dengan terdakwa menyalakan berbagai perangkat pembakar (kembang api dan flare), melempar banyak benda ke lapangan, merusak kursi stadion dan papan iklan, melakukan tindakan kekerasan fisik, serta melontarkan kata-kata kasar dan menghina kepada tim lawan maupun ofisial pertandingan, termasuk tuduhan bahwa mereka bagian dari mafia dan dibayar untuk memengaruhi hasil pertandingan,” tulis putusan AFC.
“Persib gagal memenuhi kewajibannya untuk mematuhi dan menerapkan aturan keselamatan yang berlaku serta mengambil setiap tindakan pengamanan yang diperlukan sebelum dan selama pertandingan,” lanjutnya.
Imbasnya, Persib terkena sanksi berupa denda sebesar USD 200 ribu atau setara dengan Rp3,5 miliar. Selain itu, mereka pun kena hukuman main tanpa penonton di dua laga kandang.
Kendati begitu, sanksi tanpa penonton di dua pertandingan itu masih ditangguhkan selama dua tahun masa percobaan.
“Persib Bandung diperintahkan membayar total denda USD200.000 yang harus diselesaikan dalam waktu 30 hari sejak keputusan ini dikomunikasikan,” tulis AFC.
“Apabila terjadi pelanggaran serupa dalam masa percobaan tersebut, maka penangguhan otomatis dicabut dan sanksi akan diberlakukan,” imbuhnya. (*)












