KBB EKSPRES – Arus lalu lintas di Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalami kepadatan ditandai dengan meningkatkanya volume kendaraan pada masa libur pasca lebaran, khususnya di kawasan Padalarang dan Lembang.
Dinas Perhubungan KBB mencatat dalam penghitungan lalu lintas (traffic counting) sekitar puluhan ribu kendaraan tercatat melintas di kawasan Padalarang dan Lembang selama periode 23-25 Maret 2026.
Kepala Dishub KBB, Mochamad Ridwan Evi menyebut jika sebanyak 30.165 unit kendaraan melintas di kawasan Padalarang dari dua arah pada periode Senin hingga Selasa 23-24 Maret 2026.
“Dari arah Padalarang menuju Cianjur tercatat 12.253 kendaraan, sementara dari arah sebaliknya mencapai 17.912 kendaraan,” ujar Ridwan seperti dikutip dari laman Jabar Ekspres.
Ridwan memaparkan bahwa kepadatan arus lalu lintas di jalur tersebut masih didominasi oleh kendaraan pribadi baik roda dua maupun empat. Namun sepeda motor jadi penyumbang terbesar dengan presentasi 43, 76 persen sedangkan mobil 42,06 persen.
Sama seperti Padalarang, arus lalu lintas di kawasan Lembang mengalami kepadatan karena meningkatnya volume kendaraan. Total tercata sebanyak 26.331 kendaraan melintas di jalur Bandung-Lembang pada periode yang sama.
“Dari arah Bandung menuju Lembang tercatat 14.686 kendaraan, sedangkan dari arah Lembang menuju Bandung sebanyak 11.645 kendaraan,” ungkapnya.
Kendaraan pribadi masih mendominasi di jalur tersebut. Dengan rincian 51,75 persen untuk kendaraan roda dua atau sepeda motor, lalu 51,75 persen untuk kendaraan roda empat atau mobil.
Namun pada Rabu 25 Maret 2026 pagi WIB, volume kendaraan mengalami penurunan meski arus lalu lintas masih terpantau padat, baik di kawasan Padalarang maupun Lembang.
Ridwan menyebutkan, di kawasan Padalarang tercatat sebanyak 14.927 kendaraan melintas dari dua arah. Rinciannya, 5.717 kendaraan dari arah Padalarang menuju Cianjur dan 9.210 kendaraan dari arah sebaliknya.
“Total kendaraan yang melintas di Padalarang hingga pagi ini mencapai 14.927 unit dari dua arah,” jelasnya.
Dari jumlah tersebut, sepeda motor kembali mendominasi dengan persentase 51,20 persen, sementara mobil pribadi menyumbang sekitar 34,84 persen.
Sementara itu, di kawasan Lembang tercatat sebanyak 5.889 kendaraan melintas hingga Rabu pagi. Dari jumlah tersebut, 4.004 kendaraan bergerak dari arah Bandung menuju Lembang dan 1.885 kendaraan dari arah sebaliknya.
“Sepeda motor mendominasi hingga 60,55 persen, sedangkan mobil pribadi sekitar 28,33 persen,” ujarnya.
Dishub KBB terus melakukan pemantauan di sejumlah titik strategis, terutama jalur wisata dan penghubung antardaerah, guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.
Ridwan menegaskan, data traffic counting menjadi dasar dalam menentukan langkah pengaturan lalu lintas agar tetap terkendali.
“Pemantauan ini penting untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar, khususnya di jalur dengan pergerakan kendaraan yang tinggi,” pungkasnya. (*)













