KBBEKSPRES – Indonesia kembali menorehkan sejarah di panggung futsal internasional. Juara Pro Futsal League (PFL) musim 2025/2026 dipastikan akan mewakili Indonesia dalam ajang Intercontinental Futsal Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 di Pato Branco, Parana, Brasil.
Keikutsertaan klub Indonesia di turnamen bergengsi tersebut merupakan bagian dari strategi Kompetisi Futsal Indonesia (KFI) untuk memperluas kesempatan klub nasional bersaing di tingkat dunia sekaligus meningkatkan kualitas kompetisi dalam negeri.
“Partisipasi juara PFL 2025/26 di Intercontinental Futsal Cup 2026 bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari langkah strategis dan lobi internasional KFI untuk membuka jalur langsung bagi klub-klub kita ke level dunia,” ujar Direktur Utama KFI, Rorian Pratyaksa, Selasa (10/3/2026).
Menurut Rorian, KFI ingin memastikan bahwa gelar juara Pro Futsal League tidak hanya menjadi simbol supremasi di tingkat nasional. Klub yang berhasil menjadi juara juga mendapatkan kesempatan tampil di panggung kompetisi internasional yang lebih tinggi.
“Ini adalah era baru yang akan mendongkrak nilai komersial, profesionalisme manajemen klub, dan kualitas teknis futsal Indonesia secara keseluruhan,” ujar Rorian.
Intercontinental Futsal Cup merupakan turnamen antarklub yang diselenggarakan oleh Mundo do Futsal dan dikenal sebagai salah satu kompetisi futsal paling kompetitif di dunia. Pada edisi 2026, turnamen ini akan diikuti oleh enam klub terbaik dari berbagai benua.
Beberapa tim yang dipastikan tampil antara lain Pato Futsal dari Brasil sebagai tuan rumah, Palma Futsal dari Spanyol yang berstatus juara bertahan, serta Al-Ula SC dari Arab Saudi.
Selain itu, turnamen ini juga akan diikuti oleh juara UEFA Futsal Champions League dari Eropa, juara Copa Libertadores de Futsal dari Amerika Selatan, dan juara Pro Futsal League 2025/2026 yang mewakili Indonesia.
Kehadiran wakil Indonesia di kompetisi ini diharapkan dapat meningkatkan reputasi internasional Pro Futsal League. Selain itu, turnamen tersebut juga membuka peluang bagi pemain Indonesia untuk berhadapan langsung dengan sejumlah bintang futsal dunia.
Partisipasi ini juga diyakini dapat mendorong klub-klub futsal nasional untuk terus meningkatkan kualitas teknis permainan, profesionalisme pengelolaan tim, serta memperluas eksposur futsal Indonesia di kancah global.***



