Selain Sakit Kepala, Ini 5 Gejala Hipertensi yang Harus Diwaspadai

KBBEKSPRES – Tekanan darah tinggi atau hipertensi sering disebut sebagai silent killer karena kerap tidak menimbulkan gejala yang jelas hingga kondisi sudah memasuki tahap berbahaya.

Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 1,4 miliar orang dewasa di dunia mengalami hipertensi pada tahun 2024. Namun, hanya sebagian kecil yang mampu mengontrol tekanan darahnya dengan baik.

Selain gejala umum seperti sakit kepala dan sesak napas, terdapat beberapa tanda awal yang sering tidak disadari. Berikut lima gejala hipertensi yang perlu diwaspadai sejak dini:

  1. Sering Buang Air Kecil

Frekuensi buang air kecil yang meningkat, terutama di malam hari, bisa menjadi tanda adanya gangguan tekanan darah. Kondisi ini berkaitan dengan aktivitas ginjal yang meningkat akibat tekanan darah yang tidak stabil.

  1. Nyeri atau Sesak di Dada

Hipertensi membuat jantung bekerja lebih keras dari normal. Hal ini dapat memicu rasa nyeri di dada yang berpotensi berkembang menjadi angina atau bahkan serangan jantung jika tidak ditangani.

  1. Pergelangan Kaki Membengkak

Tekanan darah tinggi yang berlangsung lama dapat menyebabkan penumpukan cairan di tubuh bagian bawah. Akibatnya, pergelangan kaki terlihat bengkak karena sirkulasi darah yang tidak optimal.

  1. Pusing dan Gangguan Keseimbangan

Rasa pusing atau kepala ringan sering dialami penderita hipertensi, terutama pada usia lanjut. Kondisi ini bisa mengganggu keseimbangan dan meningkatkan risiko jatuh saat beraktivitas.

  1. Gangguan Penglihatan

Tekanan darah yang tidak terkontrol dapat merusak pembuluh darah kecil di mata. Dampaknya, penglihatan menjadi kabur, muncul bintik hitam, hingga risiko kebutaan jika tidak segera ditangani.

WHO juga menyoroti beberapa faktor yang meningkatkan risiko hipertensi, seperti konsumsi garam berlebihan, kurang aktivitas fisik, obesitas, serta faktor usia di atas 65 tahun dan riwayat keluarga.

Untuk mencegah komplikasi, para ahli menyarankan pemeriksaan tekanan darah secara rutin minimal setahun sekali, terutama bagi individu***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *