KBBEKSPRES – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia pada awal pekan, Senin (6/4/2026) mulai pukul 07.00 WIB.
BMKG memperkirakan tinggi gelombang laut dapat mencapai hingga 2,5 meter. Kondisi ini dipengaruhi oleh pola angin di wilayah utara yang bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan antara 2 hingga 20 knot.
Sementara itu, angin di wilayah selatan bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan yang sama, yakni 2 hingga 20 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Samudra Hindia selatan Jawa dan Samudra Pasifik utara Papua.
Adapun wilayah yang berpotensi mengalami gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter mencakup 19 area perairan, yaitu:
- Samudra Hindia barat Aceh
- Samudra Hindia barat Kepulauan Nias
- Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai
- Samudra Hindia barat Bengkulu
- Samudra Hindia barat Lampung
- Samudra Hindia selatan Banten
- Samudra Hindia selatan Jawa Barat
- Samudra Hindia selatan Jawa Tengah
- Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta
- Samudra Hindia selatan Jawa Timur
- Samudra Hindia selatan Bali
- Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat
- Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur
- Laut Sulawesi bagian timur
- Laut Maluku
- Samudra Pasifik utara Maluku
- Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya
- Samudra Pasifik utara Papua Barat
- Samudra Pasifik utara Papua
BMKG mengimbau nelayan, operator kapal, serta masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir agar meningkatkan kewaspadaan. Gelombang tinggi berpotensi mengganggu keselamatan pelayaran dan aktivitas laut lainnya.***








