KBBEKSPRES – Film terbaru garapan Joko Anwar berjudul Ghost in The Cell dipastikan tayang di bioskop mulai 16 April 2026. Film ini langsung mencuri perhatian publik dan menjadi salah satu rilisan paling dinanti tahun ini.
Tak hanya di Indonesia, Ghost in The Cell juga telah mengamankan lisensi penayangan di sekitar 86 negara, menandakan besarnya antusiasme global terhadap karya terbaru Joko Anwar tersebut.
Mengusung genre horor-thriller, film ini berlatar di sebuah lembaga pemasyarakatan (lapas) fiktif bernama Labuhan Angsana. Selain menghadirkan teror mencekam, film ini juga menyisipkan kritik sosial, seperti praktik korupsi dan ketidakadilan dalam sistem.
Joko Anwar mengungkapkan bahwa film ini menggambarkan realita pahit tentang sistem yang rusak, di mana orang-orang kecil menjadi korban, sementara kebenaran sering kali ditutup-tutupi hingga akhirnya terungkap ke publik.
Deretan aktor papan atas Tanah Air turut meramaikan film ini, di antaranya Abimana Aryasatya, Lukman Sardi, Aming Sugandhi, Endy Arfian, hingga Rio Dewanto.
Sinopsis Film Ghost in The Cell
Kisah dalam Ghost in The Cell berpusat pada kehidupan para narapidana di Lapas Labuhan Angsana yang penuh tekanan dan ketidakadilan.
Setiap hari, para tahanan harus menghadapi kerasnya kehidupan di balik jeruji besi, termasuk penindasan dari oknum pejabat lapas.
Situasi mulai berubah ketika seorang tahanan baru masuk. Ia adalah seorang jurnalis yang terlihat pendiam dan cenderung tertutup. Ia dipenjara karena kasus pembunuhan sadis terhadap atasannya.
Sejak kedatangannya, serangkaian kejadian misterius mulai terjadi. Para narapidana satu per satu tewas secara mengenaskan oleh sosok tak kasat mata.
Teror tersebut memunculkan ketakutan besar di dalam lapas. Beredar kabar bahwa tak ada satu pun yang keluar dari tempat itu dalam kondisi utuh bahkan secara fisik maupun mental.
Para tahanan pun berusaha memperbaiki sikap dan menciptakan kebaikan untuk meredakan suasana mencekam. Namun, di tengah sistem yang korup dan penuh kekerasan, usaha itu menjadi sangat sulit dilakukan.
Daftar Pemain Film
Berikut jajaran pemain utama dalam film ini:
- Abimana Aryasatya sebagai Anggoro
- Almanzo Konoralma sebagai Buki
- Aming Sugandhi sebagai Tokek
- Arswendy Bening Swara sebagai Prakasa
- Bront Palarae sebagai Jefry
- Dimas Danang sebagai Irfan
- Dewa Dayana sebagai Young Prakasa
- Endy Arfian sebagai Dimas
- Faiz Vishal sebagai Vijay
- Haydar Salishz sebagai Donald
- Yuhang Ho sebagai Rendra
- Kiki Narendra sebagai Sapto
- Lukman Sardi sebagai Pendi
- Magistus Miftah sebagai Novilham
- Mike Lucock sebagai Wildan
- Morgan Oey sebagai Bimo
- Rio Dewanto sebagai Endy
- Tora Sudiro sebagai Anton
- Yoga Pratama sebagai Six




