KBBEKSPRES – Pelatih baru Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, menegaskan bahwa faktor mental menjadi kunci utama dalam upaya timnya keluar dari ancaman degradasi. Ia menilai perubahan taktik bukanlah prioritas utama saat ini.
“Pekerjaan saya saat ini bukan untuk mengubah gaya bermain. Saya memang melakukan dua atau tiga perubahan saat menguasai bola dan tanpa bola, tetapi hal terpenting bukan itu. Yang krusial adalah mentalitas kami untuk tetap positif,” ujar De Zerbi seperti dikutip CNA pada Senin.
Situasi Spurs semakin sulit setelah kekalahan dari Sunderland memperpanjang tren buruk mereka di Liga Inggris menjadi 14 laga tanpa kemenangan. Saat ini, Tottenham berada di posisi ke-18 klasemen dan berada di ambang degradasi untuk pertama kalinya sejak 1977.
De Zerbi mengakui bahwa masih banyak aspek yang harus diperbaiki dalam waktu yang terbatas. Ia menyadari bahwa timnya tidak punya banyak kesempatan untuk melakukan perubahan besar.
“Kami harus menemukan energi dan semangat yang tepat. Saat mereka bersama saya sepanjang pekan, mereka akan menemukan pelatih yang positif karena saya percaya pada mereka. Mereka manusia dan mungkin sedang terlalu tertekan. Kami harus tetap bersatu, semakin dekat, memperbaiki detail permainan, dan menjadi lebih baik dari sisi mentalitas.”
Dari 32 pertandingan yang sudah dijalani, Tottenham baru mengumpulkan 30 poin. Mereka tertinggal dua poin dari West Ham United yang berada di posisi ke-17 atau batas aman degradasi.
Performa buruk juga terlihat dalam delapan pertandingan terakhir, di mana Spurs hanya mampu meraih satu poin dari total 24 poin yang tersedia. Kondisi ini membuat peluang mereka bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris semakin menipis.
Pada pertandingan selanjutnya, Tottenham dijadwalkan menghadapi Brighton & Hove Albion, yang merupakan mantan klub De Zerbi.
Namun, Spurs berpotensi kehilangan kapten mereka, Cristian Romero, yang mengalami cedera setelah benturan dengan Antonin Kinsky. Insiden tersebut terjadi tak lama setelah gol Sunderland yang dicetak oleh Nordi Mukiele melalui tembakan yang sempat terdefleksi.
“Saya berharap ini bukan masalah besar bagi kami karena dia pemain yang sangat penting. Dia sosok yang baik, pemain top, punya kepribadian kuat, dan kami membutuhkannya hingga akhir musim untuk mencapai tujuan kami,” kata De Zerbi.***










