Perebutan Gelar EPL 2026 Makin Sengit, Arsenal Belum Tersingkir

KBB EKSPRES – Kekalahan Arsenal dari Manchester City dengan skor 1-2 di Etihad Stadium, Minggu (19/4/2026), memicu kekecewaan besar di kalangan pendukung The Gunners. Hasil tersebut membuat persaingan gelar Liga Inggris semakin panas dan penuh tekanan.

Sebagian fans mulai meragukan peluang Arsenal untuk mengakhiri musim sebagai juara, terutama jika melihat pengalaman mereka di musim-musim sebelumnya. Namun, secara matematis, peluang itu masih terbuka lebar.

Kekalahan tipis tersebut justru menandai fase baru dalam perburuan gelar. Manajer Mikel Arteta bahkan menyebut situasi ini sebagai “liga baru”, di mana segalanya kembali ditentukan dari awal.

Masih Berpeluang

Menurut laporan Sky Sports News, Senin (20/4), peluang Arsenal sepenuhnya masih berada di tangan mereka sendiri. Persaingan kini berpotensi ditentukan oleh selisih gol jika kedua tim mampu menyapu bersih sisa pertandingan dengan kemenangan.

Dalam kondisi tersebut, Arsenal dituntut tampil lebih tajam di lini depan. Kabar positif datang dari mulai pulihnya Martin Odegaard serta kemungkinan kembalinya Bukayo Saka dalam waktu dekat. Kehadiran keduanya diharapkan bisa meningkatkan produktivitas gol Arsenal, yang saat ini masih tertinggal dari ketajaman lini serang City yang dipimpin Erling Haaland.

Optimisme di Sisa Laga

Optimisme juga muncul dari perbandingan jadwal sisa pertandingan. Manchester City dinilai menghadapi tantangan lebih berat karena masih harus menjalani laga tandang ke markas Everton dan Bournemouth, dua tim yang kerap menyulitkan tim besar di kandang.

“Sebaliknya, Arsenal akan menghadapi jadwal yang relatif lebih ringan, termasuk melawan Fulham yang performanya sedang menurun dan Burnley yang sudah dipastikan terdegradasi,” tulis Sky Sports News.

Di internal tim, suasana ruang ganti Arsenal tetap kondusif. Usai laga di Etihad, para pemain justru semakin percaya diri mampu bersaing hingga akhir musim. Fokus kini tertuju pada pertandingan berikutnya, di mana kedua tim berpotensi memiliki poin yang sama dengan jumlah laga setara.

Meski kemenangan atas Arsenal memberi keuntungan psikologis bagi tim asuhan Pep Guardiola, posisi kedua tim pada dasarnya masih sangat berimbang. Dengan sisa pertandingan yang ada, Arsenal hanya perlu menjaga konsistensi kemenangan sambil berharap Manchester City terpeleset.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *