KBB EKSPRES – Sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman mengenai perencanaan keuangan di masa pensiun, Universitas Padjadjaran (Unpad) bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyelenggarakan kegiatan “Launching dan Sosialisasi Pemanfaatan Program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) BRI” bagi dosen dan tenaga kependidikan tetap. Kegiatan ini berlangsung di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad, Kampus Jatinangor, Selasa (27/10).
Program DPLK merupakan salah satu upaya untuk mempersiapkan kebutuhan finansial pada masa pensiun dengan menerapkan prinsip iuran pasti, yaitu besaran iuran telah ditetapkan, sedangkan hasil pengelolaannya bergantung pada kinerja investasi. Dalam program ini, iuran pensiun bagi dosen dan tenaga kependidikan tetap Unpad dibayarkan oleh universitas sebagai pemberi kerja.
Menanggapi peluncuran dan kolaborasi strategis ini, Area Head 2 BRI Region 9 Bandung, Ferdian Handoko, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kemitraan erat yang terjalin antara Unpad dan BRI dalam mengoptimalkan perlindungan finansial jangka panjang bagi civitas akademika Unpad.
”Kami sangat bangga dan mengapresiasi langkah Unpad yang memercayakan pengelolaan dana pensiun pegawainya melalui produk DPLK BRI. Momen peresmian dan sosialisasi ini merupakan wujud komitmen bersama antara BRI dan Universitas Padjadjaran dalam memastikan para dosen serta tenaga kependidikan memiliki kepastian dan kesiapan finansial saat memasuki masa purnabakti kelak. Melalui tata kelola DPLK BRI yang profesional dan transparan, kami siap mengawal serta memberikan layanan terbaik bagi seluruh pegawai Unpad,” ujar Ferdian Handoko didampingi BOH BRI Sumedang, Heru H.
Dalam sambutannya, Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, mengatakan bahwa Unpad berupaya menyusun program untuk memastikan masa pensiun tidak menjadi penghalang untuk tetap menjalani aktivitas dan menjaga kesejahteraannya. Program ini menjadi salah satu bentuk perhatian dan penghargaan universitas terhadap dosen dan tenaga kependidikan yang telah mengabdikan diri di Unpad.
”Bahwa Pensiun itu perlu dipersiapkan dengan baik. Dengan program ini, harapannya Unpad juga berkontribusi untuk mempersiapkan masa pensiun pegawai tanpa membebani pegawai itu sendiri. Unpad tetap memikirkan Bapak-Ibu sekalian pada saat nanti sudah menjalani purnabakti,” kata Rektor.
Sementara itu, Assistant Vice President DPLK Business 1 Kantor Pusat BRI, Hindarsih Widyastuti, menjelaskan pentingnya perencanaan dana pensiun untuk menjaga kesejahteraan finansial pada masa purnabakti serta mendorong peserta memulai persiapan sejak dini melalui pemaparan sosialisasi tersebut.
”Dari awal hidup, kemudian mendapat penghasilan sampai tua, yang diandalkan adalah fisik. Fisik akan menurun, kemudian harus menggunakan tabungan sebagai biaya hidup. Itulah yang harus dipersiapkan dari sekarang, agar menikmati gaji pensiun sebagai passive income,” ujar Hindarsih.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Transformasi Digital, Keuangan, dan Pengelolaan Bisnis Unpad Prof. Maman Setiawan, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Unpad Prof. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, serta perwakilan BRI dari Kantor Pusat, Regional Office Bandung, dan BO Sumedang.










